PEMERINTAH KOTA MEDAN

BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH DAN PENGEMBANGAN SDM

Visi Misi

 Hubungan Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Strategi, dan Arah Kebijakan BKDPSDM Kota Medan ditunjukkan pada tabel berikut:

Visi

:

KOTA MASA DEPAN YANG MULTIKULTURAL, BERDAYA SAING, HUMANIS, SEJAHTERA DAN RELIGIUS

Misi ke-1

:

Menumbuhkembangkan stabilitas, kemitraan, partisipasi dan kebersamaan dari seluruh pemangku kepentingan pembangunan kota

                     Tujuan

                        Sasaran

                           Strategi

                      Arah Kebijakan

1.

Mewujudkan manajemen organisasi yang baik melalui pengoptimalan capacity building

1.

Meningkatnya kapasitas pra-sarana dan sarana penyeleng-garaan manajemen kepega-waian serta pendidikan dan pelatihan

Konsistensi penguatan keberdayaan organisasi demi pencapaian komitmen bersama

a.

Pembenahan prasarana dan sarana kantor

2.

Meningkatnya efektifitas sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan/ aset

b.

Sinergitas pelaporan kinerja dengan sistem informasi perencanaan

c.

Sinkronisasi pengelolaan keuangan/ aset dengan sistem informasi penatausahaan keuangan

3.

Meningkatnya mutu peren-canaan dan pengembangan program/kegiatan

d.

Peningkatan konsolidasi integrasi organisasi

2.

Mewujudkan pelayanan
kepegawaian yang prima

1.

Meningkatnya kualitas pela-yanan administrasi kepega-waian

Konsistensi pelaksanaan standar operasional prosedur administrasi pemerintahan (SOP-AP) organisasi

a.

Perubahan mindset ASN organisasi

2.

Terciptanya kehandalan Sistem Informasi Kepegawaian Daerah (Simpeg) Pemerintah Kota Medan

b.

Pemanfaatan teknologi dan informasi (TI) dalam pelayanan adminitrasi kepegawaian

3.

Mewujudkan ASN yang kompeten, profesional, berintegritas, dan berdaya saing tinggi

1.

Terisinya jabatan sesuai dengan standar kompetensi

Konsistensi penerapan Sistem Merit dalam penempatan ASN

a.

Koordinasi dengan Bagian Organisasi dan Tatalaksana untuk mengoptimalkan penyusunan analisis jabatan dan analisis beban kerja

b.

Pengembangan assessment center dan standar kompetensi

2.

Meningkatnya disiplin dan kesejahteraan ASN

c.

Pemberian reward dan punishment secara konsisten

3.

Meningkatnya kompetensi sumber daya aparatur

d.

Peningkatan kuantitas dan kualitas penyelenggaraan diklat